Cari Kode Produk :       
Grosir Pakaian Pria (1032)
Grosir Pakaian Wanita (1754)
Grosir Sepatu Pria (2468)
Grosir Sepatu Wanita (2790)
Grosir Tas (1509)
Grosir Anak-Anak (1039)
Grosir Aksesoris (352)
Grosir Katalog Produk (29)
 Layanan Pelanggan
Jam Buka:
Senin- Sabtu:09.00 - 17.00
Minggu/ Libur: Tutup
 Cek Kode Produk
Masukkan Kode
 
 Cari Komentar Anda
Masukkan Email
 
Lihat semua komentar
 Informasi
Tentang Kami
Cara Menjadi Agen
Sistem Pemasaran Agen
Cara Berbelanja
Cara Pembayaran
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Cara Retur Barang
Hubungi Kami
Promo Program Cashback
Garansi Service 4 Bulan
Artikel
Sejarah awal perjalanan manusia
Dec 7, 2010

Travel diartikan sebagai pergerakan dari suatu tempat ke tempat lain, melakukan perjalanan atau ke tempat yang jauh dengan maksud untuk mencari kesenangan, berpetualang atau untuk perjalanan mencari keuntungan/laba/berdagang).

Tanda-tanda yang membuktikan terjadinya perjalanan pada masa itu.
– Tahun 221–122 SM, masa pemerintahan dinasti Chou di Tiongkok telah dibangun jalan raya untuk kepentingan lalu lintas bangsanya, terutama untuk perjalanan berdagang.
– Tahun 560–330 SM, masa kerajaan Persia di Timur Tengah dibangun jalan raya yang menghubungkan antara kaki gunung Zagrep ke laut Algean.
– Kerajaan Romawi membangun jalan raya dengan nama The Appian Way sepanjang kurang lebih 350 mil.
– Tahun 334 SM di Ephesus (Turki) dikembangkan oleh Alexander The Great (Iskandar Zulkarnaen) mengadakan pertunjukan akrobatik adu binatang buas, sihir, dan sulap yang banyak dikunjungi orang.
– Perjalanan ziarah ke tempat-tempat yang dihormati merupakan perjalanan yang didorong oleh motivasi agama dan ritual penghormatan leluhur.
– Bangsa Phunisia dan Polanesia merupakan bangsa yang pertama kali melakukan perjalanan untuk muhibah wisata dengan tujuan perdagangan. Dan Ratu Elizabeth I kaum ningrat Inggris juga mengadakan perjalanan ke Eropa, dengan berbagai tujuan antara lain kunjungan perkenalan, mencari ide-ide baru, mempelajari seni budaya, sistem pemerintahan dan pendapat bangsa lain.
– Bangsa Austronesia melakukan imigrasi ke kepulauan Indonesia melalui Malaya ke Jawa dan juga Formosa, Filipina ke sebagian Kalimantan dan Jawa, bangsa Austronesia ini yang akan menjadi nenek moyang langsung bangsa Indonesia. Mereka menghidupi diri dengan berladang dan berburu binatang menggunakan anak panah dan busur dan tombak. Alat yang digunakan anak panah dan tombak. Mereka hidup di gua-gua berpindah dari satu tempat awal ke tempat lain yang dianggap lebih nyaman.
– 500 SM - Terjadi perpindahan gelombang kedua. Perpindahan yang dilakukan sudah dengan membawa kebudayaan Dongson melalui jalan barat lewat Malaysia barat. Kebudayaan Dongson, yaitu kebudayaan yang telah memakai logam sebagai alat bantu kehidupan, dikenal dengan sebutan zaman perunggu. Mereka sudah mulai tinggal menetap.
– Abad ke-7 hingga abad ke-14 Jawa dan Sumatra kedatangan pelautpelaut Tiongkok yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho/Zheng He (perang dan berdagang), serta para pedagang Arab dari Gujarat, India, yang membawa agama Islam.
– Awal abad ke-16, orang-orang Eropa datang, mereka menemukan beberapa negara-negara kecil dan menguasainya melalui perdagangan rempah.
– Pada abad ke-17, Belanda muncul sebagai yang terkuat di antara negaranegara Eropa lainnya dan sedikit demi sedikit mulai menjajah Indonesia.

Perjalanan yang mereka lakukan berdampak pula pada pesatnya arus dan kebutuhan perjalanan, baik untuk sekedar kunjungan persahabatan, mencari pengetahuan maupun expansi perdagangan. Dari perjalanan tersebut kita mengenal beberapa tokoh sebagai traveller antara lain:
– Marcopolo (1254–1324) yang telah mengadakan perjalanan dari Eropa hingga Tiongkok
– Ibnu Battutah (1325) yang terkenal sebagai ”The First Traveller of Moslem” telah melakukan perjalanan dari Tanger (Afrika) ke Mekkah
– Christopher Colombus (1451–1506) melakukan pelayaran dari Spanyol ke Barat dan menemukan Cuba dan Haiti (Amerika)
– Vasco Da Gama (1498) yang menjelajahi 5 benua
– Captain James Cook (1728 –1779) menjelajahi Selandia Baru dan Australia Timur

Perjalanan dapat diartikan sebagai pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain dengan berbagai tujuan. Pada zaman dahulu, perjalanan dilakukan karena naluri kebutuhan dari seseorang yang seringkali mengajak kelompoknya untuk mencari lokasi baru yang lebih nyaman dan aman. Seringkali perjalanan bisa dikembangkan menjadi perpindahan yang menetap (imigran) bila di tempat baru, mereka merasa lebih nyaman.
Arsip Artikel
Pakaian toga Oct 31, 2010
Pengertian cost of production report Nov 11, 2010
Malioboro, Bernostalgia di Surga Cenderamata Nov 29, 2010
Pecah pola model blus 3 Nov 3, 2010
Dasar- dasar komunikasi Oct 31, 2010
Pengawasan biaya sehari-hari dalam akuntansi Nov 11, 2010
Bentuk Komunikasi Vertikal Dec 28, 2010
Keputusan pemasaran Nov 11, 2010
Pengertian ilmu tata busana Oct 31, 2010
Teknik pemasangan lengan poff Oct 31, 2010
Halaman Depan | Tentang Kami | Ruang Pers
Copyright 2012@ JakartaGrosir.com