Cari Kode Produk :       
Grosir Pakaian Pria (1032)
Grosir Pakaian Wanita (1754)
Grosir Sepatu Pria (2468)
Grosir Sepatu Wanita (2790)
Grosir Tas (1509)
Grosir Anak-Anak (1039)
Grosir Aksesoris (352)
Grosir Katalog Produk (29)
 Layanan Pelanggan
Jam Buka:
Senin- Sabtu:09.00 - 17.00
Minggu/ Libur: Tutup
 Cek Kode Produk
Masukkan Kode
 
 Cari Komentar Anda
Masukkan Email
 
Lihat semua komentar
 Informasi
Tentang Kami
Cara Menjadi Agen
Sistem Pemasaran Agen
Cara Berbelanja
Cara Pembayaran
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Cara Retur Barang
Hubungi Kami
Promo Program Cashback
Garansi Service 4 Bulan
Artikel
Pengertian persediaan dalam proses
Nov 11, 2010
Proses produksi adalah kegiatan yang berlangsung terus menerus. Sementara itu, akuntansi harus melaporkan informasi keuangan secara berkala. Akibatnya, pada saat laporan keuangan harus dibuat, terdapat kemungkinan adanya sebagian barang yang belum selesai diproses. Walaupun demikian, biaya yang telah terjadi untuk barang itu, tetap harus dilaporkan. Inilah yang dicantumkan sebagai persediaan dalam proses. Untuk memperoleh beban pokok produksi barang yang telah selesai, biaya pabrik ditambah dengan nilai persediaan dalam proses di awal periode dan dikurangi dengan nilai persediaan dalam proses di akhir periode.

Pesediaan dalam proses, baik di awal maupun akhir periode diperoleh dengan jalan melakukan penghitungan phisik. Untuk sementara, jangan diperhatikan dahulu bagaimana menghitung nilai persediaan dalam proses. Yang perlu diketahui adalah bahwa nila ini terdiri dari biaya bahan baku, buruh langsung dan biaya pabrikase yang telah terjadi sampai dengan saat dilaporkan. Untuk mencatat nilai persediaan dalam proses, dibuatkan rekening yang diberi nama: Persediaan dalam Proses. Pada akhir periode dibuat jurnal penyesuaian untuk menghilangkan persediaan dalam proses awal dan membebankannya ke proses produksi. Sementara itu, jurnal penyesuaian lain untuk menimbulkan persediaan dalam proses yang ada pada akhir periode. Rekening lawan yang digunakan dalam jurnal penyesuaian tersebut adalah Ikhtisar Beban pokok produksi.

Di bawah ini (pada halaman berikut) diberikan ilustrasi tentang alur pembebanan biaya ke dalam proses produksi hingga pengakuan beban pokok penjualan. Alur ini digambarkan dalam bentuk hubungan di antara buku besar perkiraan-perkiraan yang terkait dengan proses produksi dalam sebuah perusahaan manufaktur. Kita dapat melihat di situ, apa saja perkiraan yang terkait dan harus dibuatkan jurnalnya selama proses produksi berlangsung, dan kapan masing-masing perkiraan tersebut harus didebitkan atau dikreditkan. Tentu saja, ilustrasi tersebut menggambarkan pencatatan yang harus dibuat ketika perusahaan menerapkan metode perpetual untuk persediaannya.
Arsip Artikel
Sanur Bali Nov 29, 2010
Hal- hal berkaitan pelayanan prima Oct 31, 2010
Dasar Penghitungan Harga Tour Dec 6, 2010
Teknik pemasangan lengan setali Oct 31, 2010
Pengertian biaya pabrik (manufacturing cost) Nov 11, 2010
Gunung Bromo Nov 29, 2010
Busana/ pakaian santai Oct 31, 2010
Pengertian akuntansi biaya Nov 11, 2010
Pakaian tunik Oct 31, 2010
Teknik Memperkenalkan Diri Pramuwisata Nov 27, 2010
Halaman Depan | Tentang Kami | Ruang Pers
Copyright 2012@ JakartaGrosir.com